Membuat target menabung di Mimpiku
Menabung tanpa angka target biasanya berhenti di bulan ketiga. Mimpiku mengubah keinginan jadi hitungan: berapa yang dibutuhkan, kapan, dan berapa yang harus kamu sisihkan tiap bulan supaya sampai.
- 1
Buka Mimpiku lalu buat impian baru
Menu Mimpiku ada di menu samping dan di menu HP.
- 2
Pilih jenis impiannya
Ada delapan: Menikah, DP Properti, Dana Darurat, Dana Pensiun, Kendaraan, Pendidikan Anak, Liburan, dan Barang. Jenis ini bukan sekadar label - ia menentukan pertanyaan berikutnya dan cara targetmu dihitung.
Dana Darurat tidak menanyakan harga barang, tapi pengeluaran wajibmu per bulan. Dana Pensiun bertanya usiamu sekarang dan usia pensiun yang kamu mau. Pilih jenis yang paling dekat, jangan asal Barang.
- 3
Isi detailnya
Pertanyaannya menyesuaikan jenis impian. Untuk DP Properti, misalnya, kamu mengisi harga propertinya, persentase DP yang mau dibayar, dan berapa tahun lagi. Ada juga asumsi inflasi tahunan supaya target yang dihitung bukan harga hari ini.
Asumsi inflasi ini yang paling sering dilewat orang, dan justru yang paling menentukan. Target Rp 100 juta dalam sepuluh tahun bukan Rp 100 juta lagi saat waktunya tiba.
- 4
Tentukan strateginya
Recehin menghitung berapa yang perlu kamu sisihkan tiap bulan. Kamu bisa menyesuaikan asumsinya kalau angkanya terasa terlalu berat atau terlalu ringan.
- 5
Simpan dengan nama dan gambar
Beri nama yang membuatmu ingat kenapa kamu menabung - “Liburan ke Jepang” lebih menggerakkan daripada “Tabungan 1”. Kamu juga bisa menempelkan gambar.
- 6
Sisihkan dana secara berkala
Buka impianmu lalu tekan “Sisihkan dana”. Setoran itu dicatat sebagai transaksi tabungan dan menaikkan progresnya. Dari WhatsApp, cukup ketik “nabung 500rb jepang”.
Yang perlu kamu tahu
- Progres dihitung dari transaksi yang benar-benar kamu kaitkan ke impian itu, bukan dari niat. Kalau progresnya diam, artinya belum ada setoran yang tercatat.
- Progres tiap impian juga muncul di Beranda, jadi kamu melihatnya tanpa perlu membuka menu Mimpiku.
- Membuat impian baru belum bisa lewat WhatsApp - yang bisa lewat chat cuma menyetor ke impian yang sudah ada.
- Perhitungan Recehin adalah alat bantu, bukan nasihat keuangan berizin. Angkanya mengikuti asumsi yang kamu isi sendiri.
Pertanyaan yang sering muncul
- Uangnya benar-benar dipindahkan ke rekening lain?
- Tidak. Recehin mencatat, bukan menyimpan uangmu. Pemindahan sungguhannya tetap kamu lakukan sendiri lewat bankmu - yang ini membuat perpindahan itu tercatat dan progresnya kelihatan.
- Boleh punya beberapa impian sekaligus?
- Boleh. Saat menabung lewat WhatsApp, sebutkan nama impiannya supaya tidak salah masuk.
- Kalau targetnya tercapai?
- Progresnya penuh dan Recehin memberi tahu. Impian yang sudah selesai tidak lagi jadi tujuan setoran baru.
