Catat struk atau invoice PDF lewat WhatsApp
Belanja online, tagihan langganan, dan invoice biasanya datang sebagai PDF, bukan kertas. Kamu tidak perlu memfoto layar: teruskan saja berkasnya ke chat Recehin.
- 1
Siapkan PDF-nya
Bisa lampiran email, unduhan dari marketplace, atau berkas yang sudah ada di HP-mu. Yang penting PDF-nya berisi teks asli, bukan hasil memindai kertas.
Cara cepat mengeceknya: buka PDF-nya lalu coba sorot tulisannya. Kalau bisa disorot dan disalin, isinya teks. Kalau tidak bisa, itu sebenarnya gambar di dalam PDF - foto saja struk aslinya dan kirim sebagai foto.
- 2
Kirim berkasnya ke chat Recehin
Lampirkan seperti mengirim dokumen biasa di WhatsApp. Tidak perlu caption apa pun.
- 3
Tunggu isinya dibaca
Recehin mengambil teks di dalam PDF-nya lalu memprosesnya lewat mesin yang sama dengan pencatatan lewat teks. Kalau di dalamnya ada beberapa baris transaksi, semuanya ikut terbaca.
- 4
Periksa balasannya
Bentuk balasannya sama dengan mencatat lewat teks: nama item, nominal, kategori, tanggal, dan jenisnya. Balas “batal” kalau ada yang meleset.
Yang perlu kamu tahu
- PDF hasil scan atau foto yang dijadikan PDF tidak bisa dibaca lewat jalur ini - tidak ada teks yang bisa diambil di dalamnya. Bot akan bilang begitu dan menyarankan mengirim fotonya langsung, yang memang ditangani mesin berbeda.
- PDF yang terkunci password tidak bisa dibuka bot. Buka proteksinya dulu, atau kirim tangkapan layarnya sebagai foto.
- Kalau isinya lebih mirip laporan mutasi berisi puluhan baris, hasilnya bisa jadi banyak transaksi sekaligus. Periksa dulu sebelum meninggalkannya.
Pertanyaan yang sering muncul
- Bedanya dengan mengirim foto struk apa?
- Foto dibaca sebagai gambar oleh AI penglihatan; PDF berteks dibaca langsung tulisannya. Karena itu PDF biasanya lebih akurat dan lebih cepat, selama isinya memang teks.
- Bisa kirim invoice berisi banyak item?
- Bisa. Yang perlu kamu perhatikan, hasilnya mengikuti cara mesin teks memecah baris - periksa balasannya, dan pakai reply untuk mengoreksi yang meleset.
